4 Pilar MPR yang Menyatukan Kita

(Suasana dimulainya Netizen Semarang Ngobrol bareng MPR RI)

Sabtu(16/09) menjadi sebuah moment yang sangat berharga bagi kami, para generasi penerus Indonesia. Karena agenda “Netizen Semarang Ngobrol bareng MPR RI” berhasil mengingatkan kami bahwa kami sebentar lagi akan menjadi calon-calon pemimpin Indonesia kedepan dan merupakan sebuah tanggung jawab kami untuk menjaga Indonesia agar tetap damai, aman dan tentram.

Media sosial saat ini merupakan sebuah kebutuhan yang sangat melekat pada penduduk dunia, tak terkecuali Indonesia. Indonesia juga saat ini termasuk dalam penyumbang terbesar penggunaan Internet di dunia. Media sosial diibaratkan sebuah pedang tajam yang kita punya dimana jika kita tak menggunakannya dengan baik maka pedang itu akan merugikan si empunya. sebaliknya jika kita menggunakannya dengan bijak maka kita akan memperoleh keuntungan dari pisau tersebut. coba perhatikan media sosial sekarang ini. miris kadang melihatnya, banyak sekali percekcokan dan juga pertikaian hanya karena berita yang belum tentu kebenarannya. alih – alih saling tuduh dan saling menyudutkan satu sama lain.

Jadi inilah yang kita hadapi saat ini, dan menjadi sebuah keharusan untuk kita menjadi netizen yang cerdas sebagai pengguna media sosial.
Kita harus kembali mengingat semua perjuangan para pahlawan yang telah berjuang untuk kemerdekaan Indonesia. Menyatukan Indonesia yang terdiri dari beragam suku, budaya dan ras serta agama. Jangan sampai hanya karena berita yang belum jelas kebenarannya itu menjadikan kita terpecah dan tak lagi menjadi Indonesia.

(Sekretaris Jendral MPR RI menerangkan tentang 4 pilar MPR)

Mari kita tengok 4 Pilar MPR, yang akan mengingatkan kita lagi pada nilai-nilai luhur bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang terkandung didalamnya. 4 Pilar MPR RI yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika.

Pancasila
Dasar negara Indonesia adalah Pancasila. Pancasila merupakan dasar negara yang sudah sesuai dengan kebutuhan negara Indonesia. Lalu masih ingatkah kita selalu mendengungkan Pancasila setiap upacara bendera saat SD,SMP maupun SMA? masih ingatkan setiap silanya? Yuk kita ingat lagi,

Sila ke- 1
“Ketuhanan Yang Maha Esa”
Pada sila pertama ini, mengajarkan kita untuk percaya dan Taqwa kepada Tuhan YME sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Selain itu saling menghormati akan perbedaan agama yang ada agar terbina kerukunan juga merupakan nilai yang terkandung dalam sila pertama ini.

Sila ke-2
“Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab”
Sebagai sesama manusia, kita harus menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Hal ini dicerminkan pada sila ke-2 ini. Saling mencintai sesama manusia dengan mengakui persamaan hak dan kewajiban antara sesama manusia juga diajarkan oleh sila ke 2.
Dalam setiap ajaran agama baik itu Islam, Kristen, Katholik atau yang lainnya pasti mengajarkan kita untuk saling menghormati antara sesama manusia. sehingga sila ini juga sudah sangat pas dengan keanekaragaman agama yang ada di Indonesia.

Sila ke-3
“Persatuan Indonesia”
Mari bersama kita cintai tanah air Indonesia. Bangga sebagai Bangsa Indonesia dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara. Rasa persatuan dan kesatuan Indonesia merupakan hal yang harus kita tumbuhkan dan kita jaga agar Indonesia tidak mudah diadu domba dan dipermainkan oleh bangsa lain.

Sila ke-4
“Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan”
Sila ke-4 mengajarkan kita untuk selalu mengedepankan kepentingan negara dan masyarakat, tidak memaksakan kehendak kepada orang lain, serta mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan untuk kepentingan bersama. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat sesuai dengan hati nurani yang luhur, menjunjung tinggi nilai – nilai kebenaran dan keadilan.

Sila ke-5
“Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia”
Nilai yang terkandung dalam sila ke-5 ini adalah bersikap adil, suka memberi pertolongan kepada orang lain,dan tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum. Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial serta menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban juga berkaitan erat dengan isi dalam sila ke-5.

Sungguh dalam makna dasar negara yang telah dirumuskan oleh para leluhur kita. Mengesahkan dasar negara yang bisa membuat Indonesia bersatu dan menjadi bangsa yang berbudi luhur.

Indonesia yang sangat luas ini kemudian oleh para leluhur disatukan menjadi sebuah kesatuan dan dibentuklah negara kesatuan yaitu Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Tujuan terbentuknya NKRI adalah melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Selain itu adanya negara kesatuan juga berfungsi untuk membentuk kelembagaan Negara dan seluruh kelengkapannya.

Negara kesatuan yang telah terbentuk kemudian harus terjaga dan harus terawat. Sehingga diperlukan adanya aturan yang kemudian dituangkan dalam UUD 1945.
pasal-pasal yang terkandung dalam UUD 1945 selalu diperbaharui seiring berjalannya waktu. Hal ini dilakukan agar Indonesia menjadi negara yang lebih baik untuk kedepannya dan bisa mengayomi seluruh warga negara Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Bhinneka Tunggal Ika yang berarti “berbeda-beda tetapi tetap satu jua” merupakan semboyan negara untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Adat istiadat yang beragam, aturan dan keberagaman suku dari seluruh pulau-pulau di Indonesia harus mempunyai kesadaran akan sikap menjaga Bhinneka Tunggal Ika.

(tim hura-hura diruangan)

Mari selalu perduli terhadap kepentingan bersama agar tercipta kehidupan harmonis yang selalu diidam-idamkan oleh leluhur dan juga kita semua. Kita Indonesia 🙂

salam 🙂

4 Comments

  1. Yuk mari selalu jaga persatua dan kesatuan bangsa Indonesia 🙂
    Ngeri banget pas Pilkada kemaren beritanya melulu ttg isu agama, padahal ya dr dulu agama di Indonesia sudah berbeda-beda lha kok ndadak ribut pas mau pilkada aja? *eh!

    Reply

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *