Tak Berkategori

berpisah merupakan ungkapan yang sangat sarat akan makna. malam ini, aku terperajak melihat notifikasi di grup keluarga. membaca isi chat tersebut langsung membuatku teringat akan sosok orang yang begituku kenal. sosok yang selalu membawa keceriaan dan juga pertemuan yang seolah tak ada sekat.
aku terus mengingat akan kenanganku dengan beliau, tapi entah mengapa air mata itu tiba-tiba saja membuat jalan diwajahku.
entah kapan aku terakhir melihat beliau, tapi waktu itu pertemuan terakhirku dengan beliau yang kuingat adalah saat aku mengantarkan nenek kembali ke rumah nenek, dan saat itulah aku bertemu dengan beliau

“Ko sehat Ca,” ungkapan itu. ungkapan yang membuatku akan merindu padanya.
jabat tangan dengan tangan beliau yang kekar juga hal yang akan kurindu. :”
membuatkan kopi, yang tak jarang kubuatkan walaupun sering tak enak, tetapi beliau tetap meminumnya, itu akan selalu terkenang :” ,

semoga Allah mengampuni dosa-dosa beliau,
semoga beliau khusnul khotimah, dan
semoga beliau selalu mendapat ridho Allah,

aamiin..

Mohon alfatihah nya, untuk Kaki (Kakek)ku, Kaki Rawid bin Kaki Karta, (alfatihah)

salam :”)

traveling

Main-main ke Kendal, Jangan Lupa ke Pasar Ini. Unik loh.


(ayunan selalu menggoda)

Hayo tebak ini dimana? clue nya bertempat di Kendal. Hm banyak dolanan tempo doeloe, banyak kuliner-kuliner tradisional khas Indonesia, dan acaranya hanya setiap hari Minggu.
Penasaran kan ini dimana?
Jadi, tempat ini berada di Radja Pendapa Camp, Desa Segrumung, Meteseh, Boja-Kendal.
Ada yang udah tau kan pasti? yap Pasar Karetan.


(keramaian di Pasar Karetan)

Pasar Karetan ini merupakan tempat yang keren dan asik banget. Tujuan adanya pasar ini adalah memberdayakan masyarakat lokal dan menghidupkan kembali budaya Indonesia, termasuk kuliner tradisional, dolanan tradisional plus kerajinan khas daerah juga ada.


(ada permainan egrang, berjalan dengan alas batok kelapa, dan masih banyak lagi)


(kapan terakhir kamu bermain congklak?)

Pasar Karetan ini memang kalo dari luar belum terlihat ramenya, tapi pas kamu masuk kawasan nya.. bakal kerasa banget auranya.

Nah disini tidak hanya penduduk setempat saja yang datang, tapi banyak yang sengaja datang dari luar kota.
Budaya Indonesia sangat terlihat disini, seperti orang Indonesia yang ramah-ramah, tak ada sekat walaupun berbeda daerah, agama, maupun suku. (rasanya perbedaan yang ada begitu Indah)

Oh iya sebelum kalian masuk ke pasar Karetan ini, tukarkan uang dengan girik (alat pembayaran yang digunakan di Pasar Karetan) biar bisa icip-icip kuliner tradisional yang bumbunya itu maknyus. Ada nasi pecel , dawet srintil,
nasi jagung, aneka jamu, kedai kopi juga ada, daaan masih banyak lagi 😀


(nasi pecel maknyuus)

Tak harus mahal, Pasar Karetan ini bisa jadi alternatif kamu buat liburan dan refresh sejenak dari penatnya aktifitas. Untuk lokasi Pasar Karetan ini bisa kamu search di google map Radja Pendapa Camp. Pasar Karetan ini juga banyak spot cantik buat foto, lokasinya juga adem karena dikelilingi pohon-pohon. Mantap pokoknya, yang penasaran segera merapat yaa ke Pasar Karetan.

selamat berakhir pekan,
salam 🙂

Tak Berkategori

Akhir tahun ini menjadi sebuah moment yang spesial dan manis. Moment tersebut adalah dipertemukannya Blaik Squad dengan duta damai seluruh Indonesia.
Kami belajar banyak dari pertemuan waktu itu karena setiap dari mereka mempunyai karakteristik yang berbeda, termasuk asal daerah, agama dan juga lingkungan yang berbeda.


(Tim Blaik dan Tim Semai)

Timku ini bernama Blaik. “Blaik” adalah sebuah ungkapan khas Semarang yang bermakna kaget. Blaik juga merupakan kepanjangan dari Bersama Lebih Baik. selain itu Blaik adalah bla..bla..bla..ik, yang bermakna blablabla(perkataan – perkataan) yang baik.

Perbedaan yang hadir pada Blaik Squad tidak menjadi penghalang bagi kami untuk belajar dan terus belajar menjadi sebuah tim yang solid. Belajar menciptakan banyak konten perdamaian untuk Indonesia kita tercinta.

Selalu semangat wahai generasi muda untuk menebar kedamaian, semoga niat yang ada akan selalu menjadi penyemangat dan akan menjadikan kita bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat dan Indonesia 🙂 s


(Tim dan Komisaris Jenderal Polisi Drs. Suhardi Alius, M.H. “Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT)”

Blaik, Hokya!

salam 😀

Tak Berkategori

Hai, masih seputar Banjarnegara ya..
Spot lain yang menjadi favoritku saat di Banjarnegara kemarin ketika mengikuti Famtrip Blogger dan Media yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara adalah berkunjung ke pusat Kerajinan Keramik.

Beberapa Pusat Kerajinan Keramik bisa kita jumpai di sepanjang Jalan Banjarnegara-Purbalingga. Nah, jadi selama ini aku sering melewati tempat -tempat ini ketika pulang atau perjalanan ke rumah, tapi ya ga pernah mampir (hehe). Kalau boleh jujur si, dulu mikirnya paling harganya mahal, jadi ya.. ga pernah kepikiran buat mampir.

Tapi, alhamdulillah akhirnya bisa tau isi didalam galery-galery yang terpampang (hehe) dan ternyata ga semuanya mahal loh, penasaran kan gimana kunjungannya? check this out guys!


(Keramik Khas Banjarnegara)

Ciri utama dari Keramik Banjarnegara adalah terletak pada ukirannya, ukirannya tegas dan banyak bolong-bolongnya atau lubangnya. warna yang digunakan adalah warna yang gelap.

Keramik ini merupakan salah satu kearifan lokal dari masyarakat yang patut diacungi jempol. karena sekarang keramik – keramik ini sudah diakui dikancah internasional. Ibu Yanti, salah satu pengusaha Kerajinan Keramik di Banjarnegara mengungkapkan beliau sudah beberapa kali mengikuti pameran diluar negeri. dan tentu banyak bersaing dengan produk dari negara lain, misalnya Vietnam.

Kunjungan kemarin pun, Ibu Yanti dengan senang hati membagikan ilmunya dengan kami. beliau yakin bahwa dengan membagi ilmunya ini, tidak akan membuat rezeki yang didapat akan berkurang. tak terkecuali tamu dari luar negeri yang sengaja datang untuk belajar tentang keramik lebih dalam. (keren ya!)


(Ibu Yanti bersama Dinas Pariwisata Banjarnegara)

Proses pembuatan keramik bermacam-macam, ada yang menggunakan teknik putar, cetak ada juga dengan teknik pilin. kemarin juga sempat diajak ke pabrik untuk melihat proses pembuatan keramik-keramik cantik yang terpampang di galery. (seru dah!)

Oh iya kalian ada yang pernah liat poci? iya poci yang mungkin sebagian kalian tau itu dari kota Tegal. Nah, ternyata eh ternyata poci-poci tersebut hampir 90% diproduksi di Banjarnegara loh.. 😀 ( ternyata yaa .. ) dan ini ini ternyata harga nya pun sangat bersahabat loh, harga untuk 1 pocinya adalah Rp 10.000.. (langsung kepikiran buat souvenir yahh .. haha). Selain poci, disana juga memproduksi asbak, guci,lilin, bangku (atau tempat untuk duduk) dan masih banyak lagi,


(poci-poci)

Nah buat kalian yang penasaran pengen mencoba buat keramik hasil karya sendiri, bisa loh.. disini kalian bisa belajar dan praktik langsung untuk membuatnya, cukup dengan Rp 15.000 – Rp 20.000 saja untuk setiap 2 jamnya..Belajar sabar, ulet plus mau bermain kotor-kotoran bisa kalian dapetin disini.


(Kak Idah sedang mencoba membuat keramik dengan teknik putar)

Buat para orang tua, pembelajaran ini juga sangat bermanfaat untuk anak-anaknya, dari pada terus mantengin gadget kan, lebih baik cari pengalaman langsung dengan berinteraksi dengan lingkungan.


(contoh keramik yang berbentuk lilin)

Semoga Kerajinan Keramik Banjarnegara bisa terus berkembang dan bisa menjadi kearifan lokal yang terus ada di masyarakat… (aamiin)

salam 😀

Tak Berkategori

Menjadi sebuah kesempatan yang manis dan seru bisa berkunjung ke tempat wisata di Dieng, Banjarnegara. Kesempatan beberapa waktu lalu, diberikan oleh Dinas Pariwisata Kabupaten Banjarnegara dalam Acara Famtrip Blogger dan Media. Tempat-tempat yang kami kunjungi diantaranya Pusat Kerajinan Keramik, Melihat Pesona Batik Desa Gumelem, Bukit Scotter dan lain-lain. Salah satu spot favoritku adalah Telaga Merdada. Jadi Telaga merdada ini merupakan tempat wisata yang Asik Parah loh, dan rekommend banget buat refreshing ngademin otak, kalian bisa juga buat ngelupain kenangan sejenak (hehe).

Telaga Merdada ini berlokasikan di Desa Karang Tengah, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Nah, waktu itu aku bisa menyaksikan telaga tertutup sama kabut dengan sempurna.. that’s so amazed 😀


(indah kan saat kabut turun menyapa)

well ditempat ini kita bisa nyobain bermain kayak. Aselinya sih, pas awal rada ngeri, soalnya kan aku ga terlalu pandai berenang. tapi ngeliat temen-temen yang lain pada excited jadinya aku ketularan semangat buat mencoba.
Ternyata eh ternyata, setelah naik itu malah ketagihan. (haha)

wah, kesempatan seru ini alhamdulillah ga aku lewatin. Ada pembelajarannya juga loh, selain harus sabar kita juga harus jaga keseimbangan. jadi harus tenang (kalem wae.. )


balap kayak (Kak Mara & Kak Gita) vs (Kak Dev & Aku)

Oh untuk biaya masuk lokasi wisatanya? itu mah murah.. cukup dengan membayar Rp 5.000 per orang. Kalo untuk naik kayaknya si, cuma Rp 50.000 per kayak. Murahkaan ..
Eitss.. tenang ada instruktur nya juga kok yang siap mendampingi, alat keselamatannya juga lengkap ada pelampung plus helm..

Masih takut juga buat nyoba? Masa kalian kalah si sama aku, yang kecil plus imut ini? (haha)
selamat mencoba yaa…

salam 😀